Dasar – Dasar MySQL! Sekilas tentang Database Singkatnya, database adalah tempat dimana kita akan “menyimpan” data yang dibutuhkan web kita. Mengapa harus menggunakan database? Bukankah lebih mudah dalam bentuk file seperti kita biasa menyimpan data dokumen MS Word dalam sebuah file .doc? Untuk menjawabnya, Anda harus membaca dan mecobanya (baca: benarbenar mempraktekkannya) sampai tuntas.Macam-macam Database Lain ladang lain belalang, lain data lain pula databasenya. Untuk data yang teramat besar dan kompleks, biasa digunakan Oracle, IBM DB2, PostgreSQL. Sedang untuk alasan kecepatan dan kesederhanaan, tetapi masih mendukung data yang relatif besar, MySQL lah jawabannya. MySQL bisa didapatkan secara gratis di http://www.mysql.com/ baik untuk keperluan pribadi, maupun komersial. Apa hubungan fungsi MySQL dengan PHP? Tidak ada. PHP adalah sebuah bahasa pemrograman, sedang MySQL adalah sebuah sistem database. Sistem database MySQL terdiri dari server dan client. Nah, PHP adalah salah satu dari MySQL client. Singkatnya, PHP sebagai client akan melakukan query (baca: permintaan / perintah) ke sebuah MySQL server. Menjalankan MySQL di komputer Anda Jika Anda menggunakan MS Windows 95/98/Me/2000/XP, MySQL for Windows dapat Anda download di http://www.mysql.com/, dan kemudian installlah seperti menginstall program pada umumnya. Karena MySQL telah umum digunakan untuk membuat web dengan dukungan PHP dan Web Server Apache, Anda dapat menginstall keTIGA software tersebut secara langsung dan mudah menggunakan PHPTriad yang dapat anda download di http://sourceforge.net/projects/phptriad/. MySQL Server Jika Anda membayangkan MySQL Server adalah sebuah aplikasi dengan icon di bagian kanan atas seperti aplikasi Windows pada umumnya, Anda sebaiknya memahami benar apa MySQL itu dan mencoba mempraktekkannya. MySQL server adalah sebuah daemon (program tersembunyi / service). Untuk menjalankan MySQL Server, jika Anda menggunakan PHPTriad, jalankan MYSQLD (untuk MS Windows 9x/ME) atau MYSQLD NT (untuk MS Windows NT/2000/XP) dari Cara lain untuk menjalankan MySQL Server adalah dengan WinMySQLadmin. Carilah file winmysqladmin.exe di hardisk Anda (biasanya di c:\mysql\bin\winmysqladmin.exe), kemudian jalankan. Akan muncul icon lampu traffic light di bagian kanan bawah. Jika lampu hijau telah menyala, MySQL Server telah berjalan di localhost (komputer lokal dimana mysql server berjalan / komputer Anda sendiri) dan siap digunakan. Untuk keamanan, tidak sembarang orang dapat melakukan koneksi / menggunakan database yang terdapat dalam MySQL Server yang baru saja Anda install. Koneksi ke MySQL Server membutuhkan ‘username’ dan ‘password’. Secara default, MySQL Server memiliki username ‘root’ dan passwordnya masih kosong. MySQL Client Jika Anda menggunakan PHPTriad, maka Anda akan mendapatkan 2 buah MySQL Client, yaitu MySQL Console Client, dan phpMyAdmin. Jika Anda menggunakan MySQL original dari http://www.mysql.com/, maka Anda hanya akan mendapatkan MySQL Console Client. Untuk permulaan kita akan menggunakan MySQL Console Client. Jalankan mysql.exe (biasanya terltetak di c:\mysql\bin\mysql.exe) untuk melakukan koneksi ke MySQL Server. Secara default, mysql.exe akan melakukan koneksi ke localhost, dengan username ‘root’, dan password kosong. Setelah koneksi terjadi, Anda akan masuk ke mysql> prompt. Kini Anda siap melakukan query ke MySQL Server. SQL (Structured Query Language) Semua database menggunakan bahasa SQL. Tetapi bahasa SQL yang digunakan tidak selalu sama antara database satu dengan database lain, tergantung fiturfituryang didukung oleh database tersebut. Penulisan perintah dalam bahasa SQL adalah incasesensitive. Artinya, perintah ‘create database test’ sama dengan perintah ‘CREATe DaTaBaSE test’, tetapi tidak sama dengan ‘create database Test’ (nama databasenya berbeda)